Drop Down Menu

Saturday, 7 March 2015

CERITA HIKMAH: SEPASANG SUAMI ISTRI

Hasil gambar untuk CERITA HIKMAH: SEPASANG SUAMI ISTRISeorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan.


Lewatlah sebuah motor di depan mereka. Berkatalah petani ini pada istrinya:
"Lihatlah Bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu, meskipun mereka juga kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai di rumah, Tidak seperti kita yang harus lelah berjalan untuk sampai kerumah."

Sementara itu, pengendara sepeda motor dan istrinya yang sedang berboncengan dibawah derasnya air hujan, melihat sebuah mobil pick up lewat di depan mereka.

Friday, 6 March 2015

Konsep Ketuhanan (Bagian Ketiga)

Edisi 6 Tahun XXIV – Shafar 1436 H/ Desember 2014 M


Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan (QSFushilat [41]: 22).
Hasil gambar untuk Konsep Ketuhanan (Bagian Ketiga)
Sebagai persoalan yang amat prinsip, masalah aqidah atau ketuhanan harus kita pahami dengan baik. Karena itu, Allah swt meluruskan persepsi manusia yang keliru tentang konsep ketuhanan sehingga diturunkan banyak ayat yang berkaitan dengan masalah ini.

1. Dusta Dalam Aqidah

Manusia seringkali mencari pembenaran atas kesalahan pemikiran, ucapan dan tindakannya.

Sahabat Ibnu Abbas menceritakan sebagaimana yang diriwayatkan oleh Juwaibir bahwa ada tiga kabilah yakni, Amir, Kinanah dan Bani Salamah yang masyarakatnya menyembah berhala. Mereka berkata: “Kami tidak menyembahnya melainkan agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.”

Atas ucapan itu, Allah swt menurunkan firman-Nya: Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar (QS Az Zumar [39]: 3).

Thursday, 5 March 2015

Tips Amalan Menggapai Pertolongan Allah (1)

Hakikat Musibah

1. Musibah sudah ditakdirkan Allah.

Hasil gambar untuk Tips Amalan Menggapai Pertolongan Allah (1)"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri." (QS. al-Hadiid [57]: 22-23).

Wednesday, 4 March 2015

KEUTAMAAN AL QUR'AN

Hasil gambar untuk KEUTAMAAN AL QUR'ANBanyak sekali hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan Al-Qur`an; baik itu kepada pembacanya, penghafalnya, orang yang mengamalkannya, orang yang mendakwahkannya dan selainnya. Berikut diantara keutamaan-keutamaannya yang disebutkan dalam hadits-hadits shahiih:

1. Keutamaan-keutamaan yang terkait tentang membaca al Qur-aan

- Mendapatkan kecintaan Allah dan RasulNya

من سره أن يحب الله و رسوله فليقرأ في المصحف

“Barangsiapa yang senang dengan cinta Allah dan Rasul-Nya, hendaklah ia membaca al-mushaf* (al qur-aan)” 
(HR. Ibnu ‘Adiy, Abu Nu’aim, al Baihaqiy, dll; Hasan, Shahiihul Jami’ 6289) 

Dikatakan al Ustadz Yazid hafizhahullah, (secara makna) “Hal ini menandakan keutamaan membaca Qur-aan melalui Mush-haf*, karena disebutkannya al Mush-haf sebagai pengganti al Qur-aan.”

*Dan yang dimaksud dengan al Mush-haf adalah kumpulan dari shuhuf (kertas-kertas), yaitu kitab. Tidak termasuk dalam hal ini al Qur-aan beserta terjemahan/tafsir, al Qur-aan digital, dsb. Akan tetapi, tidak mengapa membaca al Qur-aan selain dari mush-haf. Hadits diatas hanyalah menguatkan akan keutamaan membaca al Qur-aan dengan menggunakan mush-haf. Wallaahu a’lam

Tuesday, 3 March 2015

Mari Mulai Merancang Rumah di Surga

Hasil gambar untuk Mari Mulai Merancang Rumah di SurgaWakaf disyariatkan pada tahun ke-2 Hijriyah. Para ulama berpendapat bahwa pelaksanaan wakaf pertama kali dilakukan oleh Umar ibn Khathab terhadap tanahnya di Khaibar. Menurut keterangan Ibnu Umar, Umar ibn Khaththab menyedekahkan hasil wakafnya itu kepada fakir miskin, para sahabat, hamba sahaya, sabilillah, ibnu sabil, dan kepada para tamu.

Pendapat lain mengatakan, wakaf pertama kali dilakukan oleh Rasulullah saw terhadap tanahnya yang digunakan untuk masjid Quba di Madinah. Pendapat ini mengacu pada riwayat oleh Umar ibn Sya ah dari Amr ibn Saad ibn Muadz, ia berkata, "Kami bertanya tentang mula-mula wakaf dalam Islam, orang Muhajirin mengatakan adalah wakaf Umar, sedang orang-orang Anshar mengatakan wakaf Rasulullah saw." (asy-Syaukani 1374 H: 129).

Monday, 2 March 2015

Sebetulnya, Kesulitan Itu Lebih Aman

Hasil gambar untuk Sebetulnya, Kesulitan Itu Lebih AmanApabila saudara sekarang sedang menduduki suatu jabatan, atau sedang memiliki banyak uang, maka bagaimanakah perasaan saudara? Saya kira tentunya senang dan gembira. Tetapi hati-hatilah saudaraku, karena sebenarnya kesenangan itu lebih berbahaya daripada kesulitan.

"Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila ditimpa kesusahan dia berkeluh-kesah, dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir." (QS. al-Maârij [70]: 19-21). Ayat-ayat berikutnya mengungkapkan pengecualian bagi orang-orang yang setia melaksanakan salat, bersedekah, meyakini adanya Hari Pembalasan dan azab Allah, menepati janji, dan selalu berbuat baik.

Sunday, 1 March 2015

Tegar Menghadapi Kemalangan dengan Sabar

Hasil gambar untuk Tegar Menghadapi Kemalangan dengan SabarSemoga Allah SWT yang menguasai tubuh kita memberikan karunia kesehatan lahir dan batin. Bersabar ketika diuji dengan kemalangan dan bersyukur ketika dikarunia kenikmatan. Karena ada kalanya seseorang yang diuji kemalangan, terhina karena ketidaksabarannya. Dan dikala mendapat kenikmatan, terhina karena ketidaksyukurannya.

Sabar adalah kegigihan untuk berada di jalan yang Allah sukai. Misalnya, sabar ketika sedang diuji oleh kemalangan. Kesabaran seseorang akan tampak dari akhlak dalam menyikapinya. Penderitaan karena kemalangan tidak jarang membuat seseorang bicaranya tidak karuan, penuh keluh kesah, emosional. Sungguh, sangatlah merugi bagi seseorang yang ketika diuji dengan kemalangan disikapi dengan emosi berlebihan (negatif). Karena hal tersebut tetap saja tidak akan menolak kemalangan yang dialaminya. Lalu, bagaimana menyikapinya?