Drop Down Menu

Showing posts with label Buletin Al-Iman. Show all posts
Showing posts with label Buletin Al-Iman. Show all posts

Saturday, 22 August 2015

Percikan Iman: Kajian Surat Al Hasyr

Kajian Surat Al Hasyr, pada hari Ahad, 1 Maret 2015 oleh Ustadz Fauzy Bahreisy

Percikan Ayat 1:


  1. Semua yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah, hanya saja kita tidak mengetahui bagaimana tasbihnya mereka.
  2. Sikap orang beriman: tidak merusak apa yang ada di langit dan di bumi karena mereka juga berasbih kepada Allah
  3. Allah memiliki sifat mulia, gagah, agung, kuat dan perkasa yang terhimpun dalam kata Al ‘Aziz
  4. Allah Maha Bijak (Al Hakim): Allah menggunakan keperkasaan dan kegagahannya dengan penih kebijaksanaan (tidak sewenang-wenang)
  5. Semua yang Allah takdirkan pasti ada hikmahnya

Thursday, 20 August 2015

Apa Hukumnya Menghitamkan Rambut



Apakah boleh menghitamkan dan bagaimana hukumnya?

Jawaban:

Pada dasarnya mencelup, atau mewarnai rambut dengan warna hitam tidak diperbolekan. Hal ini diantaranya didasarkan pada ucapan Rasul saw kepada ayah Abu Bakar ra, yakni Abu Quhafah yang datang kepada beliau dengan kondisi rambutnya putih terang. Beliau berkata, “Ubahlah ini dan hindari warna hitam!”.

Friday, 14 August 2015

Marahnya Rasulullah saw

2dee5982cbdc2b7b7b3c545e34831370_LDalam banyak hadits Rasulullah saw menegaskan sisi kemanusiaan beliau dan bahwa beliau sama seperti manusia lainnya. Beliau bisa marah seperti yang lain. Beliau juga ridha sebagaimana halnya mereka. Abu Hurairah ra meriwayatkan, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Ya Allah, Muhammad adalah manusia biasa. Ia bisa marah seperti yang lainnya marah. Aku sudah membuat janji pada-Mu yang tidak akan kuingkari. Siapa saja mukmin yang kusakiti, kucela, atau kucambuk, jadikanlah hal itu sebagai penebus dosa baginya dan sebagai bentuk taqarrub yang mendekatkannya kepada-Mu di hari kiamat.”

Saturday, 8 August 2015

Percikan Iman: Manisnya Iman.

Manisnya Iman

Kebahagiaan adalah sesuatu yang dicari oleh setiap manusia. Mereka siap mengorbankan apa pun yang berharga – termasuk jiwa – demi memperoleh kebahagiaan itu.

Friday, 7 August 2015

Jika Mukmin (Bagian Pertama)



Edisi 19 Tahun XXIV – Jumadil Awal 1436 H/ Maret 2015 M

Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari Kemudian”, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. (QS Al Baqarah [2]: 8).

Menjadi mukmin sama sekali tidak cukup hanya dengan pernyataan. Pembuktian dalam sikap, ucapan dan tingkah laku menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan pengakuan dari Allah swt. Bila tidak, banyak orang menyatakan diri beriman, tapi Allah swt tidak mengakuinya sebagaimana di sebutkan dalam firman-Nya: Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari Kemudian”, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. (QS Al Baqarah [2]: 8).

Di dalam Al Quran, sejumlah ayat mengemukakan keraguan Allah swt tentang keimanan manusia, kalimat yang digunakan adalah inkuntum mukminin (jika betul-betul kamu beriman). Wahbah Zuhaili dalam tafsir Al Munir menjelaskan bahwa kalimat itu berfungsi untuk meragukan keimanan mereka dan membantah klaim mereka akan hal itu.

Saturday, 18 July 2015

Mengelap Bekas Wudhu dengan Handuk, Bolehkan?



Apabila setelah berwudhu saya mengelap baik wajah maupun tangan saya dengan handuk dengan maksud agar kering, bagaimana hukumnya?

Jawaban:

Sebelumnya perlu diketahui bahwa para ulama berbeda pendapat dalam hal mengeringkan air wudhu yang terdapat di tubuh dengan handuk dan sejenisnya. Perbedaan pendapat di antara mereka berkisar antara boleh dan makruh, bukan haram atau terlarang.

Friday, 17 July 2015

Menjadi Muslim Sejati

Edisi 324/ Februari 2015/ Jumadil Ula 1436H

Oleh: Ustadz Fauzy Bahreisy


Kalau kita membaca Al Qur’an ada satu fakta dan kenyataan yang Allah tegaskan yaitu, bahwa umat ini, umat Islam, telah ditempatkan pada kedudukan yang mulia oleh Allah swt. Allah berfirman:

“... Kalian adalah umat terbaik ...” (QS Ali Imran: 110)
“... Kalian adalah umat pertengahan ...” (QS Al Baqarah: 143)

Kedua ayat di atas menegaskan bahwa umat Islam adalah soko guru bagi seluruh alam. Posisi ini bukan pilihan manusia. Akan tetapi, ia adalah pilihan Allah. Allah yang memilih umat ini menjadi umat yang mulia dan istimewa.